PEMBAHARUAN

............ Bagi siswa siswa kelas X, kata sandi telah diperbaharui pada 8-4-2016, yang mau posting di Blog SMK Bukateja (Blog siswa) harap menghubungi nomor : 081391031086
yg belum dapat nilai : FAturcohman +Misbah; Reli+Risala; +Eka +Mega; Bening +Rini; Elisa+Feli ; Ade +Sucipto; Sigit +Iyan; Erni A+Tri Wahu

Rabu, 30 Maret 2016

PERJUANGAN JENDRAL SOEDIRMAN


Jendral sudirman mengikuti pendidikan Tentara Pembelaan Tanah Air (Peta) di Bogor. Setelah selesai pendidikan, ia diangkat menjadi Komandan Batalyon di Kroya. Ketika itu, pria yang memiliki sikap tegas ini sering memprotes tindakan tentara Jepang yang berbuat sewenang-wenang dan bertindak kasar terhadap anak buahnya. Karena sikap tegasnya itu, suatu kali dirinya hampir saja di bunuh oleh tentara Jepang.
Jendral soedirman yang tetap bertekad melindungi Negara meski badanya ringkih karena paru-parunya tersisa satu akibat tuberkolusis. Dan perjuangan gerilya Soedirman selama tujuh bulan menempuh seribu kilometer pun dimulai. Tentara Belanda yang jumlahnya banyak dilengkapi persenjataan yang lebih lengkap dan canggih kelabakan mencari Soedirman yang kondisinya lemah harus di tunda oleh anak buahnya.
Melewati sungai yang airnya membuat tubuh menggigil, menembus hutan belantara, bersembunyi dalam gua ketika Belanda melemparkan misi-misi dari udara, menginap di rumah penduduk yang di lewati rute gerilya. Soedirman bersama anak buahnya selalu lolos dari kejaran Belanda.
Berbagai krisis mereka hadapi, mulai dari kucing-kucingan dengan Belanda hingga penghianatan dalam tim gerilya akhirnya berakhir saat Soedirman diminta untuk kembali ke Yogyakart usai Perjanjian Roem-Royen. 
Nama kelompok :
  1. Alifah Anggraeni (04)
  2.  Melinda               (18)
Kelas : X TKJ 1 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar