PEMBAHARUAN

............ Bagi siswa siswa kelas X, kata sandi telah diperbaharui pada 8-4-2016, yang mau posting di Blog SMK Bukateja (Blog siswa) harap menghubungi nomor : 081391031086
yg belum dapat nilai : FAturcohman +Misbah; Reli+Risala; +Eka +Mega; Bening +Rini; Elisa+Feli ; Ade +Sucipto; Sigit +Iyan; Erni A+Tri Wahu

Senin, 02 Mei 2016

soedirman my inspiration

                 soedirman my inspiration





"Jenderal Soedirman" merupakan sebuah film biografi tokoh Jenderal Soedirman, yang dikisahkan pada tahun 1946 sampai tahun 1949.
Belanda menyatakan secara sepihak sudah tidak terikat dengan perjanjian Renville, sekaligus menyatakan penghentian gencatan senjata. Pada tanggal 19 Desember 1948, Jenderal Simons Spoor Panglima Tentara Belanda memimpin Agresi militer ke II menyerang Yogyakarta yang saat itu menjadi ibukota Republik.
Soekarno (Baim Wong)-Hatta (Nugie) ditangkap dan diasingkan ke Pulau Bangka. Jenderal Soedirman (Adipati Dolken) yang sedang didera sakit berat melakukan perjalanan ke arah selatan dan memimpin perang gerilya selama tujuh bulan.
Pada saat itu, Belanda menyatakan Indonesia sudah tidak ada. Dari kedalaman hutan, Jenderal Soedirman menyiarkan bahwa Republik Indonesia masih ada, kokoh berdiri bersama Tentara Nasionalnya yang kuat.
Soedirman membuat Jawa menjadi medan perang gerilya yang luas, membuat Belanda kehabisan logistik dan waktu.
Kemanunggalan tentara dan rakyat lah akhirya memenangkan perang. Dengan ditanda tangani Perjanjian Roem-Royen, Kerajaan Belanda mengakui kedaulatan RI seutuhnya.




muhammad adhika pratama (21)
restu w.a (28)
x tkj 4

Rabu, 20 April 2016

PAHLAWAN DARI REMBANG

Jendral soedirman seorang pahlawan indonesia yang di kisahkan di film yang berjudul "JENDRAL SOEDIRMAN" mengisahkan pada tahun 1946 hingga 1949 pada saat itu belanda menyatakan secara sepihak sudah tidak memiliki ikatan dengan perjanjian renville serta perhentian gencatan senjata
       19 desember 1948 jendral simons spoor seorang panglima tentara belanda memimpin agresi ke 2 untuk melakukan penyerangan ke yogyakarta yang pada saat itu sebagai ibukota republik . saat itu,presiden dan wakil presiden soekarno hatta ditangkap dan diasingkan ke Pulau Bangka.

Senin, 18 April 2016

PANGLIMA BESAR

 Panglima Besar Jenderal Soedirman adalah salah satu pahlawan dalam sejarah Indonesia yang namanya paling sering didengar. Bahkan, namanya diabadikan sebagai nama jalan raya di hampir setiap kota di Indonesia. Akan tetapi, selain jadi panglima besar yang memimpin tentara nasional Indonesia (TNI) selepas kemerdekaan Indonesia, perjuangan Soedirman justru cukup jarang diceritakan, selain dalam pelajaran sejarah di sekolah.Sineas Viva Westi (Rayya Cahaya di Atas Cahaya, Ketika Bung di Ende) kemudian memulai inisiatif untuk mengangkat sosok Soedirman dalam sebuah film biografi, dengan judul sederhana, Jenderal Soedirman. Di bawah bendera Padma Pictures, produksi film ini pun kemudian menggandeng pihak Markas Besar TNI Angkatan Darat RI dan Yayasan Kartika Eka Paksi untuk mendukung film ini, mengingat Soedirman adalah salah satu sosok panutan bagi kemiliteran Indonesia.

PEJUANG NEGERIKU

Jendral Soedirman pahlawan dari Purbalingga yang berani melawan penjajah Belanda. Beliau lahir di Bodas Karangjati Purbalingga. Jendral Soedirman adalah seorang pahlawan nasional yang turut berperang melawan penjajah dan berjuang dimasa Revolusi Nasional Indonesia. Jendral Soedirman adalah seorang Panglima perang dan Jendral Republik Indonesia dengan usia termuda.

Rabu, 13 April 2016

SUDIRMAN YANG GIGIH PEMBERANI

Jendral Sudirman lahir pada tanggal 24 Januari 1916 ,sudirman adalah seorang yang sangat berjasa bagi masyarakat indonesia dalam perjuangannya yang tak pernah putus asa dalam melawan penjajah ia juga sering memberikan ceramaah agama kepada masyarakat sekitar ia juga berasal dari Purbalingga sama seperti kami berasal dari Purbalingga.

Jendral Soedirman Pahlawan Sejati

   Jendral Soedirman lahir di Batar Barang, 19 januari 1916. Soedirman terpilih sebagai panglima besar TKR. Namun, perdana menteri Soetan Sjahrir tidak setuju, karena dulunya Soedirman anggota PETA bentukan Jepang, beliau takut Indonesia akan menjadi negara fasis Jepang. Pada hari minggu, 19 november 1948 pukul 12.00 malam tepat, Belanda membatalkan perjanjian Renville secara sepihak dan kemungkinan akan segera menyerang Yogyakarta. Pada pagi harinya, Belanda melakukan serangan udara terhadap kota Yogya dan lapangan terbang Magoewo.
      Hasil sidang kabinet memutuskan bahwa dalam keadaan darurat akan menyerahkan kekuasaan pemerintah kepada Mr.Syafrudin di Sumatera dan pejabat di India sebagai pembanting tahan darurat jika Sumatra juga jatuh. Namun Jendral Soedirman tidak setuju dan akan tetap bergeriya di hutan, meskipun dalam keadaan sakit. Presiden dan wakil presiden ternyata sudah di tahan oleh Belanda dan diasingkan kedua tempat yang berbeda. Perjalanan untuk bergeriya pun dimulai. Jendral dan pasukannya melewati bukit-bukit, sungai-sungai dengan segala keterbatasan persenjataan, keterbatasan makanan hanya untuk membuat kanton-kantong pertahanan. Berulangkali pasukan Indonesia dihujani bom, peluru oleh tentara Belanda dan berulangkali tentara Belanda sudah sangat dekat dengan pasukan Indonesia. Pasukan Indonesia juga dipersulit dengan adanya tentara komunis yang dipimpin oleh Tan Malaka. Berulangkali markas persembunyiaan pasikan Indonesia di kepung oleh Belanda sehingga pasukan Indonesia harus lari dan menghindar dari Belanda. Belanda bisa mengetahui keberadaan pasukan Indonesia karena di dalam pasukan Indonesia terdapat mata-mata Belanda. Terkadang tentara Belanda juga tak segan membunuh rakyat jika mereka tidak memberi tahu dimana keberadaan Jendral. Setelah lama bergerilya, keadaan Yogya pun mulai aman dan presiden memerintahkan Soedirman untuk segera kembali ke kota. Setelah kembali ke kota, Soedirman menyerahkan pemerintah kemiliteran kepada pemerintahan sipil yang dipimpin Soekarno - Hatta. Jendral Soedirman meninggal di Magelang, 24 januri 1950 dalam usia 34 tahun karena penyakit paru-parunya yang semakin parah.

Nama : Leli Fitrianingsih (25)
             Mangunatus Solihah (26)
Kelas : X TKJ 3

Sang Perwira Jendral Soedirman

Tepatnya pada tanggal 19 Desember 1948, Jendral Simon Hendrik Spoor Panglima Tentara Belanda memimpin Agresi Militer ke-2 menyerang daerah Yogyakarta yang saat itu menjadi Ibu Kota Republik Indonesia . Dan dalam waktu yang bersamaan juga, Presiden Ir. Soekarno dan Wakil Presiden Moh. Hatta ditangkap dan diasingkan ke pulau Bangka. Sementara Jendral Soedirman yang sedang di dera sakit berat melakukan perjalanan ke arah selatan dan memimpin sebuah perlawanan terhadap Belanda atau yang biasa disebut dengan Perang Gerilya selama 7 bulan lamanya. Belanda memanfaatkan keadaan Republik Indonesia yang saat itu dalam keadaan lemah dengan cara menyatakan bahwa Indonesia sudah tidak ada. Tetapi dari dalam hutan belantara, Jendral Soedirman menyiarkan bahwa Republik Indonesia masih ada, masih berdiri kokoh bersama Tentara Nasional Indonesia yang kuat. Jendral Soedirman berhasil membuat Belanda kehabisan logistik dan waktu dikarenakan Pulau Jawa merupakan wilayah yang luas. Sehingga dimanfaatkan untuk menjadi medan Perang Gerilya. Setelah 7 bulan lamanya berperang dengan Belanda, akhirnya Jendral Soedirman bersama TNI dan dibantu oleh rakyat Indonesia dapat memenangkan Perang Gerilya. Dengan ditanda tangani Perjanjian Roem-Royen, kerajaan Belanda mengakui kedaulatan Republik INdonesia sepenuhnya.

Nama: -Meifita Khoirun Nisa (2942)
            - Melinda Tri Utami    (2943)
Kelas: X TKJ 3

SOEDIRMAN PAHLAWAN INDONESIA

Pada tanggal 19 Desember 1948, beberapa hari setelah Soedirman keluar dari rumah sakit, Belanda melancarkan  untuk menduduki Yogyakarta. Di saat pemimpin-pemimpin politik berlindung di kraton sultan, Soedirman, beserta sekelompok kecil tentara dan dokter pribadinya, melakukan perjalanan ke arah selatan dan memulai perlawanan gerilya selama tujuh bulan. Awalnya mereka diikuti oleh pasukan Belanda, tetapi Soedirman dan pasukannya berhasil kabur dan mendirikan markas sementara di Sobo, di dekat gunung lawu  Dari tempat ini, ia mampu mengomandoi kegiatan militer di Pulau Jawa, termasuk Serangan  di Yogyakarta, yang dipimpin oleh Letnan Kolonel. Ketika Belanda mulai menarik diri, Soedirman dipanggil kembali ke Yogyakarta pada bulan Juli 1949. Meskipun ingin terus melanjutkan perlawanan terhadap pasukan Belanda, ia dilarang oleh Presiden Soekarno. Penyakit TBC yang diidapnya kambuh; ia pensiun dan pindah ke Magelang. Soedirman wafat kurang lebih satu bulan setelah Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara "Taman Makam Pahlawan Semaki"Yogyakarta. Kematian Soedirman menjadi duka bagi seluruh rakyat Indonesia. Bendera setengah tiang dikibarkan dan ribuan orang berkumpul untuk menyaksikan prosesi upacara pemakaman. Soedirman terus dihormati oleh rakyat Indonesia. Perlawanan gerilyanya ditetapkan sebagai sarana pengembangan bagi tentara Indonesia, dan rute gerilya sepanjang 100-kilometer yang ditempuhnya harus diikuti oleh taruna Indonesia sebelum lulus dari Akademi Militer. Soedirman ditampilkan dalam uang kertas keluaran 1968, dan namanya diabadikan menjadi nama sejumlah jalan, universitas, museum, dan monumen. Pada tanggal 10 Desember 1964, ia ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia Pada tanggal 19 Desember 1948, beberapa hari setelah Soedirman keluar dari rumah sakit, Belanda melancarkan Agresi Militer II untuk menduduki Yogyakarta. Di saat pemimpin-pemimpin politik berlindung di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Soedirman, beserta sekelompok kecil tentara dan dokter pribadinya, melakukan perjalanan ke arah selatan dan memulai perlawanan gerilya selama tujuh bulan. Awalnya mereka diikuti oleh pasukan Belanda, tetapi Soedirman dan pasukannya berhasil kabur dan mendirikan markas sementara di Sobo, di dekat Gunung Lawu. Dari tempat ini, ia mampu mengomandoi kegiatan militer di Pulau Jawa, termasuk Serangan Umum 1 Maret 1949di Yogyakarta, yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Soeharto. Ketika Belanda mulai menarik diri, Soedirman dipanggil kembali ke Yogyakarta pada bulan Juli 1949. Meskipun ingin terus melanjutkan perlawanan terhadap pasukan Belanda, ia dilarang oleh Presiden Soekarno. Penyakit TBC yang diidapnya kambuh; ia pensiun dan pindah ke Magelang. Soedirman wafat kurang lebih satu bulan setelah Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara, Semaki, Yogyakarta. Kematian Soedirman menjadi duka bagi seluruh rakyat Indonesia. Bendera setengah tiang dikibarkan dan ribuan orang berkumpul untuk menyaksikan prosesi upacara pemakaman. Soedirman terus dihormati oleh rakyat Indonesia. Perlawanan gerilyanya ditetapkan sebagai sarana pengembangan bagi tentara Indonesia, dan rute gerilya sepanjang 100-kilometre (62 mil) yang ditempuhnya harus diikuti oleh taruna Indonesia sebelum lulus dari Akademi Militer. Soedirman ditampilkan dalam uang kertasRupiah keluaran 1968, dan namanya diabadikan menjadi nama sejumlah jalan, universitas, museum, dan monumen. Pada tanggal 10 Desember 1964, ia ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

NAMA     : MIFTAHUROHMAH    (18)
KELAS    : X TKJ 4

Selasa, 12 April 2016

"LEBIH BAIK DI BOM ATOM DARIPADA TIDAK MERDEKA 100%" -JEND. SOEDIRMAN-


Hasil gambar untuk jendral soedirman
"ROBEK ROBEKLAH BADANKU, POTONG POTONGLAH JAZAD INI, TETAPI JIWAKU DI LINDUNGI BENTENG MERAH PUTIH, AKAN TETAPI HIDUP, TETAP MENUNTUT BELA, SIAPAPUN LAWAN YANG AKU HADAPI"



Pada saat itu, ada pemilihan Panglima Besar, dan disitu terpilihlah Jendral Soedirman sebagai Panglima Besar tersebut. Kemudian Jendral dibisiki oleh Tan Malaka untuk tidak merdeka 100% namun Jendral menolaknya. Selang beberapa waktu kemudian ada segerombol penjajah yang datang ke kota Jogjakarta. Lalu setelah jendral mengetahuinya, Jendral meminta izin kepada istri beserta anak-anaknya. Kemudian jendral menemui Ir. Soekarno dan Drs. Moh Hatta di istana Negara. Namun pada saat jendral meminta untuk ikut dalam bergerilya Ir. Soekarno melarangnya karena jendral dalam keadaan sakit, namun jendral tetap kekeh ingin ikut dalam bergerilya. Akhirnya Ir. Soekarno mengizinkan jendral ikut bergerilya.


" SOEDIRMAN PAHLAWAN BANGSA"

   Jendral soedirman merupakan salah satu pahlawan bangsa Indonesia yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, dan beliau merupakan sosok pahalawan Nasional. Beliau diangkat menjadi seorang jendral pada saat beliau berumur 31 tahun. Beliau merupakan jendral pertama sekaligus termuda di Indonesia. Jendral Soedirman terpilih menjadi seorang panglima pada tanggal 12 November 1945.
   
   Disaat pemimpin-pemimpin politik berlindung di kraton Sulatan, Soedirman beserta pasukan kecil tentara dan doker pribadinya, melakukan perjalanan ke arah selatan dan memulai perlawanan gerilya selama 7 bulan. Awalanya mereka diikuti oleh pasukan Belanda, tetapi Soedirman dan psukanya berhasil kabur dan mendirikan markas sementara di Sobo, di dekat Gunung Lawu. Dari tempat ini, ia mampu mengomandoi kegiatan militer di pulau jawa, termasuk serangan umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta, yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Soeharto. Ketika Belanda mulai menarik diri, Soedirman dipanggil kembali ke Yogyakarta pada bulan Juli 1949.

   Perjuangan Jendral Soedirman untuk merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan para penjajah sangatlah keras. Hingga beliau melakukan perang gerilya dengan berjalan kaki dari Yogyakarta sampai Kediri. Beliau tidak melakukan perang gerilya sendirian, melainkan didampingi oleh Kapten Nolly, Karsani, Kunto dll. Beliau tetap berjuang walaupun dalam keadaan sakit, hingga akhirnya beliau kembali ke Yogyakarta jarena utusan dari Ir. Soekarno melalui sebuah surat. Beliau wafat pada 29 Januari 1950 di magelang, Indonesia. Walaupun begitu perjuangan beliau masih tetap diingat hingga sekarang 



Nama : MOHAMAD KHOLIL AZIS 
              WACHYU DWI SUSANTO

Kelas  : X TKJ 5

Senin, 11 April 2016

"SEORANG PAHLAWAN YANG BERJIWA NASIONALISME"

Seorang Panglima Besar yakni Jendral SOEDIRMAN yang dilahirkan di Bodas,Karang jati Purbalingga 24 januari 1916.beliau adalah putra dari Karsid Kartawiuraji dan Siyem.sejak kecil beliau dikenal sesosok orang yang disiplin,jiwa pendidik dan kepanduan itulah kemudian bekal pribadinya hingga bisa menjadi seorang panglima tertinggi angkatan perang.Soedirman mengikuti pendidikan tentara pembela tanah air di Bogor.setelah beliau mengikuti pendidikan,beliau diangkat menjadi Komandan Batalyon di Kroya Suatu hari beliau tidak di ijinkan mengikuti pertempuran oleh Ir. Soekarno di karenakan sakit paru-paru,namun tekat beliau sangat kuat untuk mengikuti pertempuran itu.Gunung demi gunung,sungai demi sungai hutan demi hutan telah beliau lewati hanya untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,di tengah pertempuaran itu ada seseorang pemberani yang rela berkorban mempertaruhkan nyawanya hanya untuk Kemerdekaan Indonesia. Ditengah pertempuran itu beliau mendadak sakit paru-paru nya yang semakin keras sebulan setelah pertempuaran tersebut beliau wafat pada tanggal 29 januari 1950,panglima besar ini meninggal di Magelang dan dimakamkan di taman makam pahlawan semaki,Yogyakarta,ia di nobatkan sebagai pahlawan kemerdekaan.Jendral SOEDIRMAN adalah seorang yang tegas,pemberani dan disiplin.kita harus menghargai jasa beliau yang telah susah payah membela tanah air Indonesia."IKHLAS BAKTI BINA BANGSA BERBUDI BAWA LAKSANA","MERDEKA"

Pengirim : FATHURROHMAN       (2890)
                  MISBAHUL ANAM      (2900)
KELAS   : X TKJ-2

PERWIRA PURBALINGGAKU

Jenderal Soedirman merupakan pahlawan yang sangat luar biasa dalam peradaban jajahan di Indonesia. Lahir di Purbalingga, 24 Januari 1916. Pada saat pemiliha panglima TNI, Jenderal Sodirman terpilih menjadi panglima TNI Indonesia.Setelah ia terpilih menjadi panglima, Soedirman langsung membuat strategi perang melawan Belanda dengan persetetujuan soekarno hatta. Setelah melakukan perundingan dengan tentara ia memutuskan untuk perang secara sembunyi-sembunyi atau disebut dengan perang gerilya.

TAK KENAL MENYERAH

Pada saat terpilihnya jenderal soedirman menjadi pemimpin TNI, beliau adalah pemimpin termuda yang sangat tangguh bukan hanya itu saja tetapi di usianya yang masih muda ia sangat berani melawan penjajahan Belanda dan pada saat itu pula beliau sedang sakit parah, tetapi tetap memaksakan diri untuk bergerilya melawan belanda. sebelum bergerilya bangsa indonesia wajib menyusun stategi untuk mengalahkan belanda.

"PAHLAWAN YANG PATUT DI TELADANI"

Jenderal soedirman lahir di Bodas Karangjati, Rembang, Purbalingga, 24 Januari 1916. Ayahnya bernama Karsid Kartawiuraji dan ibunya bernama Siyem. Namun ia lebih banyak tinggal bersama pamannya yang bernama Raden Cokrosunaryo setelah diadopsi. Ketika Sudirman pindah ke Cilacap di tahun 1916.Pada pemilihan panglima tentara dari beberapa kandidat akhirnya jendral soedirman terpilih menjadi panglima tentara dan setelah itu jendral soedirman dibawa ke istana di YOGYAKARTA.
 Saat perang GERILYA jendral soedirman tidak diperbolehkan ikut oleh Ir. soekarno karena keadaannya yang sedang sakit, tetapi karena keinginan yang kuat jendral soedirman tetap ikut dan mempimpin perang gerilya.Ditengah perjalanan tidak disengaja karsani mengikuti pasukan mereka dan karsani ingin ikut untuk perang gerilya.Beliau dan pasukannya melewati hutan,sungai dan gunung. Ia dan pasukannya sering  istirahat di desa-desa untuk makan dan minum.Karsani adalah seorang pahlawan yang rela berkorban demi bangsa dan negara walaupun dia mati tertembak oleh belanda dihutan. Perjuangan jendral soedirman harus kita hargai karena mereka telah bekerja keras dalam membela tanah air tercinta.Akhirnya jendral soedirman wafat pada tanggal 29 january 1950 karena penyakit paru-parunya yang semakin parah.



" MERDEKA"



PENGIRIM : ADE TRI SETIAWAN  (2879)
                       SUCIPTO                    (2911)
KELAS         : X TKJ-2

PAHLAWAN SUMBER INSPIRASI..

Beliau adalah sumber inspirasi kita, Ya, beliau bernama SOEDIRMAN..
Soedirman lahir di Bodas, karangjati, rembang, purbalingga pada tanggal 24 januari 1916.
soedirman dibesarkan oleh orang tuanya dengan kehidupan yang sederhana, Ayahnya Karsid Kartowirodji bekerja sebagai pekerja pabrik gula di Kalibagor, Banyumas, dan ibunya siyem adalah keturunan wedana Rembang.
Sejak umur 8 bulan, R tjokroseanarya, mengangkat jendral soedirman seperti anaknya sendiri, sebenarnya R tjokrosoenarya masih merupakan saudara dari ibu jendral soedirman, siyem..
Jendral soedirman adalah pahlawan yang tak mengenal lelah, dia rela mati - matian demi negaranya, indonesia.
walaupun jendral soedirman terserang oleh penyakit yang parah, yaitu, sakit paru paru, dimana hanya 1 paru parunya yang berfungsi, tapi jendral soedirman tidak ingin tunduk terhadap penjajah, namun jendral soedirman tidak kenal menyerah dalam menghadapi penjajah.
Pada tanggal 19 desember 1948, soedirman memimpin perang gerilya dengan sangat gagah dan berani melawan agresi militer belanda (penjajah) yang ingin menguasai indonesia kembali.
Pada tanggal 7 mei 1949, indonesia mengakhiri permusuhan melalui perjanjian roem royen.
setelah itu.
Saat kesehatan jendral soedirman di periksa kembali, ternyata 1 paru parunya sudah terserang penyakit lagi, dan soedirman wafat pada 29 januari 1950, beliau dimakamkan di taman makam pahlawan kusumanegara.
Jadi pada intinya.
Jendral soedirman adalah sumber inspirasi bagi kita, beliau rela mati matian demi membela negara indonesia walaupun paru - parunya terserang penyakit, tapi beliau tetap saja membela negara kita, dan kita harus mencontohnya dan menjadikakan beliau menjadi sumber inspirasi bagi kita agar kita bisa disiplin, pemberani dan bertanggung jawab..
Pengirim :
kelas X TKJ 02
1. ERNI ARDITA (10)
2. TRI WAHYU SETIANA (36)

Minggu, 10 April 2016

JASAMU UNTUK INDONESIA

Ini bukan sekedar kisah, ini bukan bukan cerita fiktif, ini juga bukan legenda belaka, tapi ini perjuangan, Jendral Soedirman adalah panglima besar yang ikut berperang dalam perang gerilya. beliau terpilih sebagai panglima besar dalam keadaan sakit paru paru dan TBC, dengan alasan itu beliau tidak di izinkan untuk mengikuti perang gerilya oleh ir.soekarno. beliau di asingkan, namun dalam perjalanan dia tetap mengikuti perang gerilya. bukan materi yang ingin dia raih, bukan pangkat dan pamor yang ingin ia dapatkan, namun kemerdekaan indonesia harapannya.

KISAH INSPIRATIF JENDRAL SOEDIRMAN






Perjuangan Jend. Soedirman dalam perang gerilya. Beliau berjuang dengan tekad yang kuat dan niat yang baik untuk melawan Belanda. Dengan perjuangan yang gigih pasukan Jend. Soedirman rela mengorbankan dirinya untuk Indonesia. Jend. Soedirman dalam perjalanan gerilya sang pahlawan bersama anak buah serta dokter pribadinya untuk mengumumkan kepada dunia bahwa Republik Indonesia belum musnah dari kedalaman hutan.
Melewati sungai yang airnya membuat tubuh menggigil,menembus hutan belantara,bersembunyi dalam gua ketika Belanda melemparkan geranat dari udara,menginap di rumah penduduk yang di lewati rute gerilya, Jend. Soedirman bersama anak buahnya selalu lolos dari kejaran Belanda.
Kondisi Jend. Soedirman yang lemah, membuatnya harus mendapat perawatan intensif oleh dokter pribadiya. Namun, kedamaian pagi itu Di Jogjakarta dikagetkan dengan melintasnya satu pesawat bomber milik tentara Belanda.

Keadan genting itu membuat Jend. Soedirman mengambil langkah untuk menentukan keputusan strategis. Soedirman melaporkan ke Istana presiden yang tidak jauh dari rumah Jend. Soedirman. Sesampainya dirumah, Jend. Soedirman membuat keputusan penting menyingkir keluar dari kota Yogyakarta bersama pasukan pahlawannya untuk perang gerilya.

Pasukan saat itu menyusuri wilayah Yogyakarta mulai dari Bantul hingga Parang Tritis. Pasukan Jend. Soedirman kemudian beristirahat dirumah penduduk untuk makan dan minum. Setelah dari grogol pasukan melanjutkan perjalanan menuju parang tritis. Perjalanan tersebut kemudian sampai di desa Playen yang masih berada di wilayah indonesia.

Perjuangan pasukan Jend. Soedirman sangat berjasa bagi bangsa indonesia, dengan semangat yang tinggi akhirnya Belanda menyerah kepada Indonesia. Dari peristiwa ini kita patut untuk menghargai perjuangan Panglima Besar Jend. Soedirman yang mampu melawan Belanda. MERDEKA!!!

NAMA : RELY DWI SEPTIORINI (2905)
               RISALATUL AMANAH  (2907)
KELAS : X TKJ-2
 

JENDRAL SOEDIRMAN KEBANGGAANKU

Kisah ini dimulai saat voting pemilihan Panglima besar pada masa bhakti berikutnya. Pada pemungutan suara terakhir beliau terpilih sebagai Panglima Besar Jendral Soerdirman.
Beliau datang ke Istana Negara sementara di Jogjakarta untuk bertemu dengan Ir. Soekarno untuk meminta izin agar beliau dapat mengikuti perang gerilya namun Ir. Soekarno tidak memberi izin.
Akhirnya Jend. Soedirman di asingkan ketempat lain. Beliau tetap ber gerilya dalam keadaan sakit parah yaitu sakit TBC,dan Paru-paru,dengan menggunakan tandu beliau melaksanakan perang gerilya dengan tekhnik menyerang dengan menyamar sebagai rakyat biasa. Dalam perjalanan beliau menemui banyak sekali pahlawan-pahlawan yang ikut bergabung mengikuti perang gerilya,salah satunya ialah Karsani,Karsani adalah sosok yang kuat dan tegar menghadapi serangan dari Belanda. Meskipun dia hanya rakyat biasa namun dia memiliki tekad yang kuat bersama Jend. Soedirman beserta pasukannya berbeperang melawan Belanda,dengan senjata seadanya,meskipun demikian mereka tetap berjuang dengan tekhnik yang sangat baik sehingga Jend. Soedirman dan pasukannya mampu menghancurkan moral Belanda.
Dalam keadaan sakit yang semakin parah serta persediaan makanan yang sangat terbatas, mereka keluar masuk hutan,naik turun gunung tanpa lelah. Mereka hanya menginginkan Indonesia Merdeka
Jend. Soedirman dan pasukannya sering sekali meminta bantuan kepada masyarakat sekitar.
Saat tentara Belanda curiga Jend. Soedirman dan pasukannya mudah sekali berreinkarnasi sebagai rakyat biasa, teknik tersebut mampu mengelabui tentara Belanda.
Dipertengahan perang gerilya ada salah satu pasukan dari Jend. Soedirman yang mengkhianati Indonesia dia melaporkan keberadaan Jend. Soedirman kepada tentara Belanda. Namun dengan samaran yang baik Jend. Soedirman tidak dapat dikenali oleh tentara Belanda
Sayangnya Ir. Soekarno ditangkap dan diasingkan, beliau memberikan wangsit kepada Jend. Soedirman
Jend. Soedirman saat berada di Desa Kretek memerintahkan beberapa dari pasukannya untuk menemui Ir. Soekarno . Mereka tidak diperintahkan untuk melalui jalur atau jalan yang tersedia, namun mereka harus melalui hutan belantara. Dalam perjalanan menemui Ir. Soekarno salah satu pasukan yang bernama Hanum tertinggal di tengah jalan, akhirnya Karsani mencari Hanum.
Sayangnya Karsani keberadaanya diketahui oleh tentara Belanda. Karsani gugur dalam perjalanan tersebut,dalam tembakan senapan. Karsani bersimbah darah dan satu kata terakhir yang diucapkan Karsani hanyalah MERDEKA!!!
Jend. Soedirman diberi wangsit untuk pulang kembali ke pangkalannya karena Belanda benar-benar menyerah kepada Indonesia dan mau berunding kembali dalam perundingan Roem Royen.
Bukan materi yang diinginkan hanya MERDEKA yang ingin terwujud oleh Jenderal Soedirman.
Beliau adalah sosok yang harus kita contoh sebagai bhakti kita kepada Indonesia
MERDEKA !!!!


NAMA : KHIKMAH MIJIL PAWESTRI (2897)
               FINA APRIANINGSIH              (2892)
KELAS : X TKJ-2

PAHLAWAN LOKAL YANG TERHEBAT



Jendral Soedirman lahir di Purbalingga,pada tanggal 24 Januari 1916 tepatnya di Desa Bantar Barang Kecamatan Rembang.Pada saat pemilihan panglima Tentara,dari beberapa kandidat Jendral Soedirman terpilih menjadi Panglima Tentara.Setelah itu Jendral Soedirman dibawa ke Istana Negara sementara di Yogyakarta.Beliau tidak diizinkan oleh Presiden Soekarno untuk mengikuti Perang Gerilya,akhirnya Jendral Soedirman diasingkan ke tempat lain.dalam keadaan sakit parah tetap memaksakan diri bergerilya melawan belanda.Beliau tidak mengharapkan apapun dari Indonesia namun beliau hanya ingin Indonesia Merdeka.Inilah para grilyawan yang beliau pimpin,berjuang keluar masuk hutan,naik turun gunung demi penerus bangsa.Berjuang dengan persenjataan seadanya,melawan musuh yang memiliki persenjataan modern didukung kekuatan laut dan udara.Gerilya berdasarkan kepada teknik yang baik  dan ini ampuh untuk merontokan moral Belanda berkat perjuangan yang tak kenal menyerah itulah,Belanda kewalahan secara militer.Belandapun benar-benar angkat tangan dan terpaksa mengajak RI untuk berunding kembali dalam perjanjian Roem Royen pada tanggal 7 Mei 1949,dimana indonesia sepakat untuk mengakhiri permusuhan. Jendral Soedirman hanya ditakdirkan untuk berjuang, bukan untuk menikmati kemerdekaan yang telah beliau perjuangkan.Beliau wafat dalam sakit beliau pada tanggal 29 Januari 1990,hanya berselang satu bulan setelah pengakuan kedaulatan republik indonesia.

Pengirim : IYAN FAUZI OKTAVELANI      (2895)
                  SIGIT TRI PAMBUDI                 (2909)
Kelas      : X TKJ-2

PERJUANGAN SANG PANGLIMA

Panglima Jendral Soedirman,be;iau merupakan sosok pahlawan bangsa Indonesia.Beliau merupakan sosok panglima yang banyak berjasa bagi Indonesia.Awal dari semua perjuangannya ketika beliau terpilih sebagai Panglima Tentara Kemanan Rakyat(TKR) pada pemilihan yg tidak selang lama dengan Agresi Militer 11.Baru saja trpilih sebagai panglima besar ,jendral soedirman harus menghadapi Agresi Militer 11.Belanda menyatakan secara sepihak sudah tidak terikat lagi dengan perjanjian Renville sekaligus menyatakan penghentian gencatan pada tgl 19 desember 1948.